Saturday, 21 December 2013

Evercoss Siapkan Ponsel Octa Core


Sabtu, 21/12/2013 17:44 WIB
http://images.detik.com/content/2013/12/21/317/unnamed4.jpg
Bandung - Produsen ponsel lokal Evercoss bersiap-siap menghadapi tahun baru 2014. Ada belasan ponsel yang telah mereka siapkan, salah satunya telah menggunakan prosesor 8 inti.

Menurut Janto Djojo, Chief Marketing Officer Evercoss, dari rencana belasan produk yang akan diluncurkan pada tahun 2014 seluruhnya masih akan didominasi oleh jenis smartphone dan feature phone. Sementara tablet hanya akan ada 1 varian.

"Setidaknya ada 12 perangkat yang akan diluncurkan tahun depan. Salah satunya bakal mengandalkan prosesor jenis baru octa-core," janji Janto, yang coba bikin penasaran para media di event Media Gathering Evercoss.

Pun demikian, perangkat Evercoss terbaru berprosesor octa core yang disampaikan salah satu petinggi Evercoss tersebut sejatinya memang telah lama di prediksi bakal hadir pada tahun 2014. Prediksi ini muncul kala Evercoss mendatangkan salah satu petinggi MediaTek, Finbarr Moynihan yang merupakan GM International Sales & Marketing MediaTek beberapa waktu silam.

"Akan ada banyak produsen ponsel yang menawarkan produknya dengan mengandalkan prosesor octa-core MediaTek mulai awal tahun 2014 mendatang," ucap Moynihan saat itu.

Yang menarik dari perangkat berprosesor octa core besutan Evercoss nantinya jelas dari sektor harga. Dengan mengandalkan prosesor octa core, apakah produsen ponsel lokal ini masih mampu menggoda konsumen dengan harga yang terjangkau sebagai daya pikatnya seperti saat ini? Kita nantikan saja!

Friday, 20 December 2013

Kian Seret Emas, Indonesia Masih Peringkat 4

SEA Games XXVII

Kian Seret Emas, Indonesia Masih Peringkat 4



Nay Pyi Taw - Indonesia belum juga beranjak dari posisi keempat klasemen seiring kian dekatnya hari penutupan SEA Games XXVII. Hari ini baru lima emas ditambahkan anak-anak "Merah Putih".

Perahu naga (traditional boat race) mendonasikan emas dari nomor 500 meter campuran dengan 20 pedayung putra putri. Mereka finis pertama dengan catatan waktu 1 menit dan 50,952 detik pada lomba yang bergulir di Ngalike Dam, Jumat (20/12/2013).

Medali perak direbut Thailand yang membukukan waktu 1 menit dan 52,089 detik. Tuan rumah Myanmar berada di peringkat ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 52,632 detik.

Di nomor 500 meter dengan lima pedayung putra Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu. Tim putri dari nomor serupa bisa tampil lebih baik dan meraih medali perak. Perunggu juga didapatkan dari 500 meter dengan 10 pedayung putra putri.

Tambahan satu emas itu membuat perahu naga baru menyumbangkan dua emas sejak hari pertama Rabu lalu. Perahu naga masih menyisakan satu hari perebutan medali emas lagi.

Emas lain yang didapat Indonesia hari ini adalah dari cabang vovinam. Luh Gede Arista Dewi/Ni Made Ratna Dewi mendapatkan emas dari sektor putri. Medali perak dan perunggu masing-masing menjadi milik Vietnam dan Myanmar.

Kempo, catur, dan judo menyumbangkan tiga emas lainnya. Emas kempo didapatkan dari nomor embu grup delapan kenshi. Emas dari catur direbut oleh pasangan Chelsie dan Luthfi Ali dari nomor catur tranfer berpasangan. Adapun dari judo, emas dipersembahkan Ni Kadek Pandini di kelas 52-57 kg putri
Tambahan lima emas itu -- sampai berita ini diturunkan -- belum bisa mendongkrak posisi Indonesia pada peringkat keempat.

Untuk sementara "Merah Putih" mengoleksi 50 emas, 65 perak dan 89 perunggu. Thailand masih memimpin dengan memperoleh 85 emas, 85 perak dan 68 perunggu. Myanmar dan Vietnam masing-masing di urutan kedua dan ketiga.

Daftar peroleh medali sementara, hingga Jumat (20/12) pukul 16.00 WIB:

1. Thailand 85 85 68
2. Myanmar 68 52 61
3. Vietnam 65 66 71
4. Indonesia 60 65 89
5. Malaysia 34 36 64
6. Singapura 26 24 36
7. Filipina 23 27 32
8. Laos 9 10 38
9. Kamboja 6 8 23
10. Timor Leste 1 2 4
11. Brunei 1 1 5

Sweater Ajaib Ini Bisa Gonta-ganti Warna

Sweater Ajaib Ini Bisa Gonta-ganti Warna


Jumat, 20/12/2013 18:08 WIb

Hacker China Dituding Mata-matai Eropa

Hacker China Dituding Mata-matai Eropa


Jumat, 20/12/2013 16:37 WIB
http://images.detik.com/content/2013/12/20/323/pencuri460.jpg
Jakarta - Tanpa sadar, komputer kementerian luar negeri dari 5 negara di Eropa telah disusupi aplikasi mata-mata. Konon aplikasi tersebut berasal dari China.

Hal itu diungkapkan oleh FireEye Security, salah satu lembaga keamanan asal California, Amerika Serikat. Mereka menduga bahwa peretas China dengan nama Ke3chang sudah melakukan menyadapan sejak 2010 silam.

Ada 5 negara yang menjadi korban yakni, Republik Ceko, Portugal, Bulgaria, dan Latvia. Tidak diketahui apakah serangan ini juga didukung oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Ke3chang sendiri diprediksi merupakan sebuah kelompok besar yang memiliki target serangan khusus. Tapi berbeda dengan kelompok hacker lainnya, kebanyakan target kawanan ini adalah lembaga pemerintah.

"Tidak seperti grup lain yang cenderung menyerang segmen komersial, aksi ini memang ditujukan untuk menyerang kementerian luar negeri," kata Nart Villeneuve, peneliti yang membantu riset FireEye Security.

Hingga kini belum diketahui data apa saja yang berhasil diambil peretas tersebut. Tapi jika memang sudah berlangsung sejak 2010, bukan tidak mungkin mereka telah mengantongi data sensitif. 

Wednesday, 18 December 2013


Pengalaman saya pada saat praktikum aplikom tentunya banyak pengalam yang aya alami terutama pada saat baru mulai pertama masuk. Mungkin karena,baru pertama masuk lab komputer rasanya masih aneh atau asing setelah beberapa lama baru bisa menyesuaikan. dengan praktikum ini saya jadi mendapat ilmu yang tadinya belum saya matangkan hanya sekedar tau meenjadi lebih tau,saya merasa berterima kasih pada asdo asdos yang telah memberi ilmunya untuk kita. Praktiku ini memang diperlukan demi menctak mhs yang unggul dlam bidang tlkmnikasi walaopun belum kseluruhan, says brterima kasih karena sudah mendapat sedikit ilmunya. Tingkatkan terus jangan sampai patah semangat dalam praktikum aplikom.Terimakasih sekian

Friday, 13 December 2013