Wednesday, 27 November 2013


Dubesnya Dipanggil, China Marah Terhadap Australia

Rabu, 27 November 2013 20:03 wib

Menlu Australia Julie Bishop (Foto: ABC) Menlu Australia Julie Bishop (Foto: ABC)
BEIJING - Hubungan Australia dengan negara-negara di sekitar kawasan Asia sepertinya terus dihadapkan pada gangguan. Kali ini China menyuarakan kekesalannya terhadap Australia, terkait masalah wilayah zona terbang di Laut China Timur.
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop pada Selasa 26 November 2013 memanggil Duta Besar China untuk Australia Ma Zhaoxu. Pemanggilan tersebut ditujukan untuk menyuarakan kekhawatiran Australia yang membentuk zona identifikasi pertahanan udara di Laut China Timur.

"Sikap dan pemilihan waktu China tidak membantu kondisi ketegangan yang terjadi di kawasan (Asia). Ini tidak akan memberikan kontribusi stabilitas kawasan," ujar Bishop, seperti dikutip Associated Press, Rabu (27/11/2013).

Pemanggilan dan komentar dari Australia itu justru memicu kemarahan dari China. Kementerian Luar Negeri China mendesak agar mengoreksi ucapannya atau dihadapkan pada rusaknya hubungan bilateral kedua negara.

"Sebuah kesalahan besar bagi Australia mengeluarkan ucapan tidak bertanggung jawab atas China mengenai pertahanan udara di Laut China Timur. Dan China menerima komentar itu," ujar Juru Bicara Kemlu China Qin Gang.

"China mendesak Australia untuk mengoreksi kesalahannya secepatnya demi menghindari rusaknya hubungan Sino-Australia," imbuhnya.

China merilis zona identifikasi pertahanan udara di atas Laut China Timur termasuk di atas wilayah udara pulau yang disengketakan dengan Jepang -dikenal sebagai Diaoyu di China atau Senkaku menurut Jepang- yang menjadi pusat perebutan kekuasaan dengan Jepang.

Melalui zona tersebut, pihak China mengharuskan seluruh pesawat yang memasuki zona tersebut untuk memberitahu pihak keamanan sebelumnya. China pun mendesak agar pesawat bukan milik China harus tetap melakukan kontak radio atau diancam intervensi militer.


sumber : http://international.okezone.com/read/2013/11/27/413/903807/dubesnya-dipanggil-china-marah-terhadap-australia

No comments:

Post a Comment